Publikasi Penelitian

Baca dan unduh riset kebijakan pangan Indonesia untuk memahami tantangan dan peluang masa depan pangan Indonesia.

Optimizing Intensification in the Food Estate Program to Strengthen Indonesia’s National and Global Food Security

Optimizing Intensification in the Food Estate Program to Strengthen Indonesia’s National and Global Food Security

Program Food Estate saat ini kurang efektif karena ketergantungan pada ekstensifikasi lahan yang berbiaya tinggi dan berdampak buruk bagi lingkungan. Ringkasan Kebijaka CIPS ini merekomendasikan peralihan fokus ke strategi intensifikasi berkelanjutan yang lebih efisien dan cepat menghasilkan produktivitas.

Rahmad Supriyanto, dan Rasya Athalla Aaron ( 2026 )

Baca Publikasi
Casting the Right Policy Net: Should Indonesia Use Quotas to Manage Its Fisheries?

Casting the Right Policy Net: Should Indonesia Use Quotas to Manage Its Fisheries?

Perikanan Indonesia terancam krisis ganda eksploitasi berlebih dan kemiskinan nelayan, sementara kebijakan kuota saat ini dinilai belum siap secara desain. Ringkasan Kebijakan ini mengusulkan pendekatan berlapis melalui penguatan hak kelola komunitas dan pengawasan armada industri untuk menjamin keadilan serta keberlanjutan laut.

Aditya Alta, Biyan Shandy, danTara Matthews ( 2026 )

Baca Publikasi
Menafsir Ulang Food Estate Indonesia: Jejak, Dinamika, dan Masa Depan Ketahanan Pangan Nasional

Menafsir Ulang Food Estate Indonesia: Jejak, Dinamika, dan Masa Depan Ketahanan Pangan Nasional

Tujuan proyek Food Estate patut diapresiasi, tetapi dalam praktiknya, pelaksanaan proyek ini kerap menghadapi berbagai persoalan tata kelola.

Rahmad Supriyanto, Asmara Maharani, and Aditya Alta ( 2025 )

Baca Publikasi
Menargetkan Efisiensi: Meninjau Kembali Reformasi Subsidi Pupuk Indonesia

Menargetkan Efisiensi: Meninjau Kembali Reformasi Subsidi Pupuk Indonesia

Subsidi pupuk Indonesia belum efektif meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Pemerintah kini mengarah ke Bantuan Langsung Pupuk (BLP), CIPS turun ke lapangan dan merekomendasikan agar BLP berhasil lewat penargetan berbasis data sosial, dan peningkatan tanliterasi keuangan petani.

Sarah Firdausi, Rahmad Supriyanto, dan Aditya Alta ( 2025 )

Baca Publikasi